Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 April 2014

CentOS 6.3


Selamat sore (karena uploadnya sore)

Berikut saya buat modul karya saya, setelah comot-comot dari beberapa referensi saya buat modul membangun Server menggunakan CentOS 6.3. penghargaan saya kepada komunitas Linux Gunadarma, komunitas kesayangan saya KUPLUG..


  1. Manajemen User
  2. Disable Firewall
  3. Konfigurasi Network
  4. Menambah repo dan upgrade
  5. SSH-Server
  6. DHCP-Server
  7. WEB-Server
  8. DNS-Server
  9. Mail-Server
  10. WEB-Mail
  11. Database
  12. NTP-Server
  13. OwnCloud
  14. VOIP
Tanpa mengurangi rasa hormat saya menerima krikitan , salah kata dalam modul ini.. br Firda Safridi

Kamis, 09 Januari 2014

Kirim Email melalui terminal (sendmail from terminal) linux

Hello, i will introduced why we must learn for this. This is can be powerful one you know how to use it. You can monitoring your data, backup data, and do a lot  of other useful and cool things using it. I used Ubuntu 13.04

Lets Try..


First , Install all  necessary packages (you must be a root):
apt-get install postfix libsasl2-2 ca-certificates  libsasl2-modules
  postfix wizard will ask you some question. Just select choice is Internet Site and for email using mail.kisahpemimpi.com (example).

Then, open yout postfix congig file at "main.cf":

nano /etc/postfix/main.cf

and setting at this lines to it:
relayhost = [smtp.gmail.com]:587   #this config just edit
smtp_sasl_auth_enable = yes
smtp_sasl_password_maps = hash:/etc/postfix/sasl_passwd
smtp_sasl_security_options = noanonymous
smtp_tls_CAfile = /etc/postfix/cacert.pem
smtp_use_tls = yes
 And than create file sasl_passwd:

nano /etc/postfix/sasl_passwd
 and add your email and smtp email line:
[smtp.gmail.com]:587         kisahpemimpi@gmail.com:passwordemail
  Add permision to just root
 chmod 400 /etc/postfix/sasl_passwd
 postmap /etc/postfix/sasl_passwd
  Next, validate certificates to avoid running into error. following this command :
cat /etc/ssl/certs/Thawte_Premium_Server_CA.pem | sudo tee -a /etc/postfix/cacert.pem
 Restart Postfix
/etc/init.d/postfix restart
Now, we must installed mailutils or other mailsend client.
 Example : apt-get install mailutils
 for using thats use
echo "Haloooooo.. just tested body of email \n\n br orang ganteng" | mail -s "test email" you@gmail.com
some other usefull command is

-s Subjects of the email
-c email address for cc
-b email address for bcc

You can attach using mutt
apt-get install mutt
and
echo "This is the message" | mutt -s "aaaoooo" kisahpemimpi@gmail.com -a /tmp/image/image.jpg
Ok, thanks for reading my blog.. sorry my english so bad.. i just learn

Sumber :
http://www.simplehelp.net/2008/12/01/how-to-send-email-from-the-linux-command-line/#Yd1DpSc4xtP4J5Sv.99
https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=565872160529894442#editor/target=post;postID=8560783648977948448

Sabtu, 27 April 2013

Firewall Mikrotik Masquarade #1

Teman-teman pasti mengenal apa itu firewall. intinya adalah penentuan paket data yang dapat keluar atu masuk dari jaringan atau personal user. Firewall menentukan firewall apakah diizinkan atau tidak sebuah paket, sehingga melindungi user dari jaringan. disini saya menggunakan mikrotik rb450. lihat gambar 1


contoh pertama adalah


kita menambahkan firewall dengan chain=srcnat sebagai ip keluaran adalah ether1 dengan action masquarade.
  • srcnat berfungsi agar ip private yang berada di bawah ether1 bisa berubah ke out interface yaitu ether1.
  • Masquarade berfungsi untuk mengubah paket yang ip private berikan menjadi paket ip public. jadi internet mengira bahwa yang mengirim paket adalah ip private.
 Contoh kedua adalah Masquarade dengan IP Address tertentu .


Perbedaannya adalah hanya ditambahkan ip address yang akan di teruskan keluar penambahan bisa di lakukan dengan beberapa metode yaitu secara 192.168.2.0/24 atau 192.168.2.2-192.168.2.5. 

Sekian dari saya selanjutnya adalah bagaimana masquarade dengan protokol tertentu. kalo ada kesalahan dalam pemahaman. mohon koreksinya


referensi mikrotik kungfu kitab 1

Rabu, 26 Desember 2012

Simple firewall menggunakan ACL


Akhirnya setelah sekian lama tidak menulis tergerak lah hati untuk menulis. karena saya baru belajar memakai product cisco. saya akan mencoba mengeshare ilmu yang saya dapat. walaupun mungkin kalo ada kekurangan dan kekeliruan. mohon petunjuknya.

Topology diatas mungkin menjelaskan, bahwa tujuan kita adalah membuat simple firewall dan hanya pc admin yang bisa melakukan telnet ke router simple firewall. dalam hal ini saya menggunakan acl sebagai jurus andalan. hehe.. acl (access list) adalah sebuah metode untuk membatasi access atau memperbolehkan access sebuah jaringan, dalam cisco router access list dibagi menjadi 2 :

  1. Standard Access List
  2. Extended Access List
Beda antara keduanya adalah Standard Access list menggunakan "ip" sebagai sumber metode access sedangkan Extended menggunakan banyak metode, dari ip, tcp, udp, icmp sebagai metode access itu sendiri. jelasnya adalah access list akan membatasi sumber terntentu terhadap tujuan.

perlu diketahui
PC admin menggunakan IP :192.168.2.88/24
PC host  192.168.2.1-254/24

Nah, config untuk Router simple firewallnya :

enable
conf t

enable password cisco
interface FastEthernet0/0
 description link_to_wan
 ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
 ip access-group 100 in
 ex

interface FastEthernet0/1
 description link_to_lan
 ip address 192.168.2.1 255.255.255.0
 ip access-group 100 out
 ex
router rip
 network 192.168.1.0
 network 192.168.2.0
 ex
ip access-list extended telnet
 permit tcp host 192.168.2.88 any eq telnet
 deny tcp any any
 ex
access-list 100 permit tcp any eq 20 any
access-list 100 permit tcp any eq 21 any
access-list 100 permit tcp any eq 22 any
access-list 100 permit tcp any eq 25 any
access-list 100 permit tcp any eq 80 any
access-list 100 permit tcp any eq 81 any
access-list 100 permit tcp any eq 110 any
access-list 100 permit tcp any eq 143 any
access-list 100 permit tcp any eq 443 any
access-list 100 permit tcp any eq 993 any
access-list 100 permit tcp any eq 995 any
access-list 100 permit tcp any eq 389 any
access-list 100 permit tcp any eq 636 any
access-list 100 permit tcp any eq 3268 any
access-list 100 permit tcp any eq 3269 any
access-list 100 deny tcp any range 0 65535 any
access-list 100 permit udp any eq 53 any
access-list 100 deny udp any range 0 65535 any
access-list 100 permit icmp any any echo
access-list 100 permit icmp any any echo-reply
access-list 100 permit ip any any


line vty 0 4
 access-class telnet in
 password cisco
 end
write



Keterangan

port yang ada dapat di sesuaikan
access-list 100 permit tcp any eq 20 any      !ftp
access-list 100 permit tcp any eq 21 any      !ftp
access-list 100 permit tcp any eq 22 any      !ssh apabila di butuhkan
access-list 100 permit tcp any eq 23 any      !telnet apabila di butuhkan
access-list 100 permit tcp any eq 25 any      !smtp
access-list 100 permit tcp any eq 80 any      !HTTP
access-list 100 permit tcp any eq 81 any      !HTTP alternative
access-list 100 permit tcp any eq 110 any      !pop3
access-list 100 permit tcp any eq 143 any      !IMAP
access-list 100 permit tcp any eq 443 any      !https
access-list 100 permit tcp any eq 993 any   !imap melalui SSL
access-list 100 permit tcp any eq 995 any  !pop3 melalui ssl  
(bisa di sesuaikan) contoh LDAP
access-list 100 permit tcp any eq 389 any
access-list 100 permit tcp any eq 636 any
access-list 100 permit tcp any eq 3268 any
access-list 100 permit tcp any eq 3269 any
access-list 100 deny tcp any range 0 65535 any
access-list 100 permit udp any eq 53 any       !dns
access-list 100 deny udp any range 0 65535 any
access-list 100 permit icmp any any echo
access-list 100 permit icmp any any echo-reply
access-list 100 permit ip any any



kurang jelas? anda bisa download file .pktnya disini.

Silahkan copas tapi jangan lupa link aslinya. 
tutorial original from. kisahpemimpi.blogspot.com

Senin, 15 Oktober 2012

Contoh Iptables rule dasar yang umum digunakan


Netfilter adalah satu set kait di dalam kernel Linux yang memungkinkan modul kernel untuk mendaftarkan fungsi callback. Sebuah fungsi callback terdaftar kemudian dipanggil kembali untuk setiap paket yang melintasi kail masing-masing dalam tumpukan jaringan.Firewall berbasis linux ini dikendalikan oleh program yang di sebut iptables untuk melakukan pemilteran IPv4 atau IPv6. Beberapa contoh penerapan iptables di bawah ini adalah umum saya kira dan banyak digunakan sebagai pembanding dan sebagainya untuk sisi konfigurasi lebih advance lagi, berikut contoh-contoh aturan iptables :Catatan:
  1. Tanda # di depan aturan adalah status login root.
  1. Pada contoh rule aturan iptables yang panjang dan tidak muat dalam 1 baris pada posting di bawah maka hati-hati jika langsung di copy, pastikan rule penulisannya tersambung atau bisa menggunakan "\" untuk menyatukan 2 baris rule iptables .
  1. Tanda # di depan suatu comment dalam script bukan aturan dan tidak akan di eksekusi 
Melihat/cek aturan firewall yang sedang berjalan :
  • # iptables -L

lebih detail bisa dengan :
  • # iptables -L -n -v

Dimana :-L adalah list aturan-n adalah menampilkan alamat IP dan port dalam format numerik. Jangan gunakan DNS untuk menyelesaikan nama. Hal ini akan mempercepat daftar.
  • -v adalah menampilkan rincian informasi. Pilihan ini membuat perintah list untuk menampilkan nama interfaces, opsi aturan, dan mask TOS. Counter paket dan byte juga tercantum, dengan akhiran 'K', 'M' atau 'G' untuk 1000, 1.000.000 dan 1000000000.
Untuk memeriksa aturan firewall secara penomoran baris :
  • # iptables -n -L -v --line-numbers
    Dengan cara ini kita bisa menghapus/menambahkan aturan nomor berapa akan di rubah
Untuk menampilkan aturan chain di INPUT atau OUTPUT :# iptables -L INPUT -n -v
  • # iptables -L OUTPUT -n -v --line-numbers
Untuk merestart/stop/start aturan firewall untuk pengguna RHEL, Centos, Fedora, atau keluarga lainnya :# service iptables stop# service iptables start
  • # service iptables restart
Cara manual melakukan stop atau hapus semua aturan :# iptables -F# iptables -X# iptables -t nat -F# iptables -t nat -X# iptables -t mangle -F# iptables -t mangle -X# iptables -P INPUT ACCEPT# iptables -P OUTPUT ACCEPT
  • # iptables -P FORWARD ACCEPT

Dimana :-F adalah penghapusan (flushing) semua aturan atau rules-X adalah penghapusan chain (rantai)-t nama_tabel adalah pemilihan tabel (di sebut nat atau mangle) dan hapus/flush aturan.
  • -P adalah mengatura kebijakan default pada chain/rantai (seperti DROPREJECT, atauACCEPT)

  • Menghapus aturan pada chain, misal INPUT atau OUTPUT

Pertama, lihat list penomoran aturan iptables pada chain INPUT atau OUTPUT# iptables -L INPUT -n --line-numbers
  • # iptables -L OUTPUT -n --line-numbers

Kedua, tentukan nomor berapa yang hendak di hapus, dalam contoh misal nomor 4 :
  • # iptables -D INPUT 4

  • Atau cara manual bisa dengan dari mengetik ulang aturan yang sama namun opsi -A di ganti -D

Dimana:
  • -D adalah delete/hapus
Memasukan aturan iptables pada susunan aturan iptables yang sudah ada sebelumnya :Lihat penomoran aturan iptables pada suatu chain :
  • # iptables -L INPUT -n --line-numbers

Misal contoh output di konsol dari hasil command di atas adalah sebagai berikut :Chain INPUT (policy DROP)num target prot opt source destination1 DROP all -- 202.54.1.1 0.0.0.0/0
  • 2 ACCEPT all -- 0.0.0.0/0 0.0.0.0/0 state NEW,ESTABLISHED
Kita ingin menyelipkan aturan baru diantara nomor 2 dan 3, maka :
  • # iptables -I INPUT 2 -s 202.54.1.2 -j DROP

Cek update terbaru aturan pada chain tersebut :
  • # iptables -L INPUT -n --line-numbers

dan output konsolenya sebagai berikut :Chain INPUT (policy DROP)num target prot opt source destination1 DROP all -- 202.54.1.1 0.0.0.0/02 DROP all -- 202.54.1.2 0.0.0.0/0
  • 3 ACCEPT all -- 0.0.0.0/0 0.0.0.0/0 state NEW,ESTABLISHED
Cara save iptables di keluarga RHEL seperti Centos, Fedora, dll :
  • # service iptables save

Untuk distro keluarga linux lainnya gunakan perintah save yang di sertakan spesifik, misal :
  • # iptables-save > /root/firewall.rules

Dimana :
  • Penyimpanan semua aturan iptables akan di simpan ke direktori /root dengan nama file firewall.rule

  • Untuk alternatif lain melakukan save di keluarga debian/ubuntu dan lainnya silahkan buka lagi posting saya sebelumnya tentang cara save iptables di keluarga debian/ubuntu.
Me-restore atau mengembalikan aturan iptables yang sebelumnya lebih sesuai dari pada yang baru (jika itu kasusnya) :
  • # iptables-restore < /root/firewall.rules

Kemudian di restart iptablesnya jika di keluarga/turunan RHEL
  • # service iptables restart
Mengganti default aturan pada chain, misal di INPUT yang awalnya dari ACCEPT ingin ke DROP :
  • # iptables -P INPUT DROP
Memblok traffic masuk di interface yang mengarah ke Internet tetapi membiarkan traffic yang keluar :# iptables -P INPUT DROP# iptables -P FORWARD DROP# iptables -P OUTPUT ACCEPT
  • # iptables -A INPUT -m state --state NEW,ESTABLISHED -j ACCEPT
Drop jaringan private yang berada di interface publik (internet) :IP spoofing tidak lain untuk menghentikan bentang alamat IPv4 untuk jaringan pribadi pada interface publik. Packets with non-routable source addresses should be rejected using the following syntax: Paket dengan alamat sumber non-routable harus ditolak menggunakan sintaks berikut:# iptables -A INPUT -i eth1 -s 192.168.0.0/24 -j DROP
  • # iptables -A INPUT -i eth1 -s 10.0.0.0/8 -j DROP
Blok traffic masuk suatu IP pada semua interface karena sesuatu hal :# iptables -A INPUT -s 1.2.3.4 -j DROP
  • # iptables -A INPUT -s 192.168.0.0/24 -j DROP

  • Tambahkan -i eth* jika ingin menspesifikan pada interface tertentu
Blok request traffic masuk ke port-port tertentu :Blok semua request ke port 80 :# iptables -A INPUT -p tcp --dport 80 -j DROP
  • # iptables -A INPUT -i eth1 -p tcp --dport 80 -j DROP

Blok dari ip 192.168.0.22 jika merequest port 80 (http) :# iptables -A INPUT -p tcp -s 192.168.0.22 --dport 80 -j DROP
  • # iptables -A INPUT -i eth1 -p tcp -s 192.168.0.22/32 --dport 80 -j DROP
Log dan Drop paketKetik sebagai berikut untuk mencatat log dari semua paket yang di drop pada interface publik yang disini saya sebut di eth1 :# iptables -A INPUT -i eth1 -s 10.0.0.0/8 -j LOG --log-prefix "IP_SPOOF A: "# iptables -A INPUT -i eth1 -s 10.0.0.0/8 -j DROPSecara default, pencatatan log ada di dir /var/log/messages :# tail -f /var/log/messages
  • # grep --color 'IP SPOOF' /var/log/messages
Drop atau Accept dari MAC Address :Hanya mengijinkan traffic masuk 22 saja dari MAC Address 00:0F:EA:91:04:08# iptables -A INPUT -m mac --mac-source 00:0F:EA:91:04:08 -j DROP
  • # iptables -A INPUT -p tcp --destination-port 22 -m mac --mac-source 00:0F:EA:91:04:07 -j ACCEPT
Blok paket ICMP ping request :Blok semua traffic masuk protokol jenis icmp
  • # iptables -A INPUT -p icmp --icmp-type echo-request -j DROP

Blok semua traffic masuk protokol jenis icmp pada interfaces eth1
  • # iptables -A INPUT -i eth1 -p icmp --icmp-type echo-request -j DROP
Batasi request ping pada jaringan atau host tertentu :Di asumsikan default policy INPUT adalah DROP, maka# iptables -A INPUT -p icmp --icmp-type echo-reply -j ACCEPT# iptables -A INPUT -p icmp --icmp-type destination-unreachable -j ACCEPT# iptables -A INPUT -p icmp --icmp-type time-exceeded -j ACCEPT
  • # iptables -A INPUT -p icmp --icmp-type echo-request -j ACCEPT
Buka bentang port tertentuMisal, bentang port yang akan di buka untuk traffic masuk dari 7000:8000, maka :
  • # iptables -A INPUT -m state --state NEW -m tcp -p tcp --dport 7000:8000 -j ACCEPT
Buka bentangan IP tertentuMisal hanya menyetujui traffic masuk sambungan ke port 80 protokol tcp hanya di rentan IP 192.168.0.100 s/d 192.168.0.200 :
  • # iptables -A INPUT -p tcp --destination-port 80 -m iprange --src-range 192.168.0.100-192.168.0.200 -j ACCEPT

Contoh pada NAT, dimana proses terjadi setelah routing :
  • # iptables -t nat -A POSTROUTING -j SNAT --to-source 192.168.0.100-192.168.0.200
Aturan firewall yang sudah di rasa stabil dan firewall akan di Restart.Saat kita merestart service firewall maka koneksi yang sedang terjalin saat itu akan drop sementara karena modul yang terbongkar di distro Linux RHEL/Fedora/Centos dan sebagainya. Edit /etc/sysconfig/iptables-config dan atur IPTABLES_MODULES_UNLOAD sebagai berikut:
  • IPTABLES_MODULES_UNLOAD = no
Bantuan jika terjadi flooding iptables di layar suatu server.Gunakan opsi crit log untuk mengirim pesan ke file log bukannya ke konsol:
  • # iptables -A INPUT -s 1.2.3.4 -p tcp --destination-port 80 -j LOG --log-level crit

Blok atau buka port umum yang terbuka.Sisipkan ACCEPT dengan DROP untuk memblok port (ini di tulis dalam sebuah script) :## buka port ssh tcp port 22 ##iptables -A INPUT -m state --state NEW -m tcp -p tcp --dport 22 -j ACCEPT
  • iptables -A INPUT -s 192.168.1.0/24 -m state --state NEW -p tcp --dport 22 -j ACCEPT

## buka cups (layanan printing) udp/tcp port 631 untuk user di LAN ##iptables -A INPUT -s 192.168.1.0/24 -p udp -m udp --dport 631 -j ACCEPT
  • iptables -A INPUT -s 192.168.1.0/24 -p tcp -m tcp --dport 631 -j ACCEPT

## Setujui sinkronisasi waktu via NTP untuk user di LAN (buka udp port 123) ##
  • iptables -A INPUT -s 192.168.1.0/24 -m state --state NEW -p udp --dport 123 -j ACCEPT

## buka port tcp 25 (smtp) untuk semua ##
  • iptables -A INPUT -m state --state NEW -p tcp --dport 25 -j ACCEPT

## buka port dns server untuk semua ##iptables -A INPUT -m state --state NEW -p udp --dport 53 -j ACCEPT
  • iptables -A INPUT -m state --state NEW -p tcp --dport 53 -j ACCEPT

## buka http/https (apache) server port untuk semua ##iptables -A INPUT -m state --state NEW -p tcp --dport 80 -j ACCEPT
  • iptables -A INPUT -m state --state NEW -p tcp --dport 443 -j ACCEPT

## buka tcp port 110 (pop3) untuk semua ##
  • iptables -A INPUT -m state --state NEW -p tcp --dport 110 -j ACCEPT

## open tcp port 143 (imap) for all #### buka tcp port 143 (imap) untuk semua ##
  • iptables -A INPUT -m state --state NEW -p tcp --dport 143 -j ACCEPT

## buka akses ke samba file server hanya untuk user LAN saja ##iptables -A INPUT -s 192.168.1.0/24 -m state --state NEW -p tcp --dport 137 -j ACCEPTiptables -A INPUT -s 192.168.1.0/24 -m state --state NEW -p tcp --dport 138 -j ACCEPTiptables -A INPUT -s 192.168.1.0/24 -m state --state NEW -p tcp --dport 139 -j ACCEPT
  • iptables -A INPUT -s 192.168.1.0/24 -m state --state NEW -p tcp --dport 445 -j ACCEPT

## buka akses ke proxy server hanya untuk user LAN saja ##
  • iptables -A INPUT -s 192.168.1.0/24 -m state --state NEW -p tcp --dport 3128 -j ACCEPT

## buka akses ke mysql server hanya untuk user LAN saja ##
  • iptables -I INPUT -p tcp --dport 3306 -j ACCEPT
Batasi koneksi pararel dari beberapa klien dalam satu kali waktu ke server
  • Kita dapat menggunakan modul connlimit untuk menempatkan pembatasan tersebut. Untuk memungkinkan hanya 3 koneksi per host ssh klien, masukkan : # iptables -A INPUT -p tcp --syn --dport 22 -m connlimit --connlimit-above 3 -j REJECT

Set request HTTP ke 20 :
  • # iptables -p tcp --syn --dport 80 -m connlimit --connlimit-above 20 --connlimit-mask 24 -j DROP
Troubleshooting iptables.Untuk mengetahui lebih detail tentang iptables silahkan halaman manualnya dengan mengetikan perintah seperti di bawah ini pada konsol/terminal :
  • # man iptables

  • atau

  • # iptables -h

Untuk melihat perintah iptables secara lebih spesifik, misal mengenai -j DROP :
  • # iptables -j DROP -h
Menguji/tes aturan iptables apakah sudah benar.Cari tahu port yang terbuka atau tidak :
  • # netstat -tulpn

Cari tahu apakah tcp port 80 terbuka atau tidak :
  • # netstat -tulpn | grep :80

Jika port 80 tidak terbuka, start-kan apache :
  • # service httpd start

  • atau

  • # /etc/init.d/apache2 start

Memastikan iptables mengijinkan akses ke port 80 :
  • # iptables -L INPUT -v -n | grep 80

Jika tidak, buka port 80 menggunakan iptables untuk semua pengguna:# iptables -A INPUT -m state --state NEW -p tcp --dport 80 -j ACCEPT
  • # service iptables save

Gunakan perintah telnet untuk melihat apakah firewall memungkinkan untuk terhubung ke port 80:
Contoh outputnya kurang lebih sebagai berikut :Trying 75.126.153.206...Connected to www.ncupisme.blogspot.com.Escape character is '^]'.^]telnet> quit
  • Connection closed.

Kita juga dapat menggunakan nmap untuk menyelidiki server kita sendiri dengan menggunakan sintaks sebagai berikut:
Contoh output :Starting Nmap 5.00 ( http://nmap.org ) at 2011-12-13 13:19 ISTInteresting ports on www.ncupisme.blogspot.com (75.126.153.206):PORT STATE SERVICE80/tcp open http
  • Nmap done: 1 IP address (1 host up) scanned in 1.00 seconds

  • Disarankan juga kalian menginstal dan menggunakan sniffer seperti ngrep tcpdupm dan untuk menguji pengaturan firewall.
Kesimpulan:Posting ini hanya sedikit dari daftar aturan dasar paling umum untuk pengguna linux yang sedang belajar iptables. Kedepannya kita dapat membuat dan membangun aturan yang lebih kompleks. Hal ini membutuhkan pemahaman yang baik mengenani konsep TCP/IP, tuning kernel linux melalui sysctl.conf, dan pengetahuan yang baik dari setup kalian sendiri.Sumber blognya Bang IBAL ( ibolobolo.wordpress.com )

Senin, 17 September 2012

Multi Router Traffik Grapher (MRTG) pada debian

MRTG adalah sebuah paket yang ditujukan untuk memudahkan seorang admin server memonitor servernya dari jarak jauh. Pada kali ini saya mencoba menggunakan server berbasis Debian dan juga bisa di akai buat turunannya.



Referensi ini diambil dari beberapa sumber forum luar. tanpa basa-basi
lets chek it out "DOWNLOAD"

Jumat, 14 September 2012

Paket 3 ujian Nasional TKJ SMK

Malam-malam gini bingung mau post apaan mah, saya buat paketan sederhana deh . ujian praktek kelas 3 SMK Teknik Komputer dan Jaringan. referensi ini menggunakan Server linux distro debian 6 squeeze. step by step yaitu :

  • Instalasi Debian.
  • Konfigurasi IP standalone.
  • Instalasi dan konfigurasi DNS (Domain Name System).
  • Instalasi dan konfigurasi Web Server menggunakan aplikasi apache.
  • Instalasi dan konfigurasi mail server (postfix).
  • Instalasi dan konfigurasi webmail menggunakan Squirrelmail.
langsung aja gan sedot disini

Silahkan copi paste jangan lupa cantumin sumbernya yak? thx

Rabu, 12 Oktober 2011

Mikrotik untuk PC

Mikrotik OS
Kembali lagi dengan Mikrotik, Mikrotik sebenarnya juga memiliki OS (Operating System) yang dapat di Instal di PC. tapi Mikrotik punya lisensi sama dengan Windows. Sistem operasi Mikrotik berbasis Unix sama dengan linux. Mikrotik ini mempunyai fungsi bermacam-macam, bisa jadi router, gateway, dll.

Mikrotik biasanya digunakan ISP, Provider, maupun Warnet sbagai pengrouting yang handal untuk dijadikan berbagai keperluan Untuk Postrouting, Hotspot, manajemen Bandwitch, dll

jika kalian berminat mencoba instalasi Mikrotik bisa download tutorial dibawah

- "Tutorial Instalasi Mikrotik"
dan Download juga Sistem Operasinya di bawah.
- "MIKROTIK"

Apabila tidak bisa coba klik disini
-"tutorial Mikrotik"
-"Mikrotik"

Mikrotik menjadi Gateway

Mikrotik

Ya, Postingan saya kali pertama ini adalah membuat Mikrotik menjadi Gateway. kalian pastinya pernah ke Warnet(warung Internet) dan download-download bermacam-macam lagu dan video. nah disana kan ada kecepatan download ratenya berpa Kbps. biasanya kalo warnet-warnet yang bagus itu ada yang namanya pembagian bandwitch berapa Kbps setiap box warnetnya.

nah disinilah peran dari Mikrotik sebagai Gateway.:D Peran Mikrotik itu sendiri selain sebagai gerbang Awal Internet masuk disini mikrotik bisa membatasi dari bandwitch itu sendiri.seperti dijelaskan awal Mikrotik berfungsi sebagai pembagi.

semisal nih kita punya kecepatan 1000 Mb dan kita punya warnet ada 7 box, dibagi-bagi
Box pertama sampai Lima = 100 Mb
dan Box 6 dan 7 sebagai Box Game lebih besar yaitu = 250 , 250
nah, itu fungsi dari Mikrotik. pembagi-pembagi kecepatan Download maupun Browsing !!!

Masih bingung?
ya udah langsung aja deh download tutorialnya disini
"setting Mikrotik menjadi Gateway"
atau
"tutorial Mikrotik (gateway)"